Lantak/Pletokan/Bedhil-Bedhilan
Lantak adalah sebuah nama senjata mainan yang terbuat dari bambu, dan pelurunya terbuat dari kertas yang dibasahkan, atau biji tau kembang jambu. Permainan ini merupakan permainan yang awalnya khas masyarakat Betawi. Sedangkan masyarakat keturunan orang jawa yang berada di wilayah Sumatera Selatan menyebut permainan ini dengan nama Dor-doran dikarenakan
bunyi mainan tersebut berbunyi Dor. Pada masyarakat Sunda, mereka menyebut pletokan dengan bebeletokan, sedangkan di Probolinggo dan Madura, mereka menyebutnya dengan tor – cetoran. Di beberapa wilayah Jawa Tengah mereka menyebut pletokan dengan lantak.
ATURAN MAIN
Alat Untuk Membuat Lantak
• Bambu tua dan kuat, panjang 30–40 cm dengan diameter 1-1.5 cm
• Kertas yang dibasahkan, atau biji jambu, atau kembang, atau biji-bijian kecil.
• Cara Membuat Lantak
• Siapkan bambu yang kuat dan tua supaya tidak cepat pecah.
• Kemudian, bambu dibagi menjadi dua, yakni: penyodok dan laras.
• Dalam membuat penyodok, anda harus membelah bambu sehingga membentuk lidi panjang, berikutnya anda harus meraut bambu sampai bundar sesuai dengan lingkaran laras dan bagian pangkal dibuat pegangan sekitar 10 cm.
• Membuat laras, siapkan sebuah bambu kecil, diameter 1 cm dengan panjang antara 15 – 20 cm. Lebih baik untuk mebuat laras menggunakan bambu yang sudah tua agar tidak mudah pecah.
• Siapkan kertas yang telah dibasahkan, atau buah-buahan berukuran kecil, atau biji jambu, atau kembang sebagai pelurunya.
• Lantak siap dimainkan